Pilar Narasi — Seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) 2026 secara resmi akan dibuka pada 3 Februari 2026, memberikan kesempatan bagi siswa SMA/SMK/MA lulusan 2024–2026 untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa tes berbasis nilai rapor dan prestasi akademik/non‑akademik. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi SNPMB yang bisa diakses peserta setelah memastikan syarat pendaftaran terpenuhi.
Dalam mekanisme SNBP, calon mahasiswa dapat memilih hingga dua jurusan di satu atau dua PTN, namun salah satu pilihan harus berada di universitas yang sama dengan lokasi sekolah asal bila memilih dua program studi. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan strategis saat siswa menentukan jurusan yang akan dipilih sebelum mengisi formulir pendaftaran.
Kenali Diri Sendiri Sebelum Menentukan Jurusan
Langkah awal dalam memilih jurusan yang tepat adalah mengenali minat dan bakat pribadi. Banyak ahli pendidikan menyarankan siswa untuk mengevaluasi bidang studi apa yang paling disukai dan mampu dikerjakan dalam waktu panjang, bukan hanya sekadar mengikuti tren atau tekanan dari lingkungan. Pilihan yang sesuai minat akan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan hasilnya lebih maksimal—baik selama kuliah maupun dalam karier di masa depan.
Selain itu, siswa harus memahami apakah mereka kuat di bidang sains, sosial, humaniora, atau bidang lain. Misalnya, siswa yang memiliki skor tinggi dan minat pada mata pelajaran IPA biasanya cocok memilih jurusan saintek seperti Teknik, Bioteknologi, atau Kesehatan. Sementara yang unggul di IPS bisa mempertimbangkan jurusan Ekonomi, Ilmu Sosial, atau Hukum.
Analisis Data Rapor dan Persyaratan SNBP
SNBP sangat bergantung pada nilai rapor sebagai komponen utama penilaian. Oleh karena itu, langkah penting berikutnya adalah memastikan data nilai rapor semester 1 sampai 5 telah terinput dengan lengkap dan benar di sistem resmi SNPMB (PDSS) sebelum memilih jurusan. Nilai rapor ini mencerminkan konsistensi prestasi akademik siswa dan menjadi dasar dalam proses seleksi.
Selain itu, ada pula Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang kini menjadi bagian dari seleksi SNBP, sehingga penting bagi calon mahasiswa untuk mempersiapkan diri sejak dini dengan belajar soal‑soal dan memahami format ujian yang akan diujikan.
Cek Daya Tampung dan Tingkat Persaingan Jurusan
Mengecek daya tampung jurusan di PTN tujuan adalah strategi yang tak kalah penting. Jurusan populer di universitas besar biasanya memiliki peminat sangat tinggi dan persaingan yang ketat, sehingga peluang lolos bisa menjadi lebih kecil jika hanya mengandalkan nilai rapor yang pas‑pasan.
Data daya tampung umumnya dapat dilihat di portal resmi SNPMB setelah pendaftaran dibuka, namun calon mahasiswa juga bisa mempelajari data tahun sebelumnya sebagai referensi. Misalnya, jurusan Hukum dan Manajemen sering masuk daftar dengan daya tampung besar di beberapa universitas seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI), yang bisa menjadi pertimbangan saat menentukan pilihan.
Analisis daya tampung juga sebaiknya dikombinasikan dengan melihat jumlah peminat di tahun‑tahun sebelumnya, karena ini memberi gambaran tingkat persaingan yang realistis. Strategi memilih satu jurusan favorit yang sangat kompetitif dan satu jurusan realistis dapat meningkatkan peluang lolos SNBP.
Pertimbangkan Prospek Karier di Masa Depan
Memilih jurusan kuliah bukan hanya soal kebutuhan saat ini, tetapi juga tentang masa depan karier. Duplikasi jurusan yang masih sangat relevan dalam dunia kerja di masa depan menjadi poin penting dalam pengambilan keputusan.
Misalnya, jurusan di bidang teknologi dan digital, seperti Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Keamanan Siber, dan Data Science, diprediksi memiliki prospek kerja tinggi di era digital yang semakin berkembang—baik di sektor swasta maupun pemerintahan. Jurusan di bidang kesehatan seperti Kedokteran, Farmasi, dan Keperawatan juga tetap menjadi kebutuhan tinggi di pasar kerja global.
Begitu pula jurusan di bidang ekonomi, bisnis, hukum, dan sosial masih memiliki permintaan yang stabil karena peran pentingnya dalam pembangunan masyarakat dan dunia usaha. Calon mahasiswa perlu memetakan jurusan mana yang tidak hanya sesuai minat, tetapi juga memiliki prospek karier yang baik dalam jangka panjang.
Konsultasi dengan Orang Berpengalaman
Berbicara dengan guru BK (Bimbingan Konseling), mentor pendidikan, atau bahkan alumni yang sudah menjalani jurusan tertentu bisa memberikan insight realistis tentang jurusan yang akan dipilih. Mereka bisa berbagi pengalaman tentang beban studi, kurikulum, peluang kerja, serta tantangan yang mungkin dihadapi di jurusan tersebut.
Banyak siswa yang merasa terbantu setelah berkonsultasi karena mereka bisa melihat situasi dari perspektif objektif, bukan sekadar asumsi atau saran dari teman sebaya yang belum pernah merasakan langsung pengalaman kuliah di jurusan tersebut.
Susun Prioritas Pilihan Jurusan dan PTN
Strategi yang bijak adalah menyusun daftar prioritas pilihan jurusan dan PTN. Siswa dianjurkan membuat peringkat pilihan jurusan sesuai dengan minat, peluang lolos, serta prospek masa depan. Ini membantu proses pendaftaran menjadi lebih terstruktur dan meminimalisir pilihan impulsif yang bisa mengecilkan peluang lolos.
Pilihlah satu jurusan utama yang memang menjadi impian—selama realistis dengan rata‑rata nilai yang dimiliki—dan satu jurusan cadangan yang memiliki peluang lebih besar untuk diterima. Ini merupakan strategi yang sering dianjurkan oleh banyak ahli pendidikan.
Siapkan Mental dan Rencana Cadangan
Persaingan SNBP cukup ketat, dan tidak semua siswa bisa langsung diterima di pilihan pertama. Oleh karena itu, siswa juga disarankan mempersiapkan mental yang kuat serta rencana cadangan, misalnya menjajal jalur SNBT atau jalur mandiri jika tidak diterima melalui SNBP. Mental positif dan persiapan matang meningkatkan peluang sukses di berbagai jalur masuk perguruan tinggi.
Dengan memahami tips di atas dan mempersiapkan diri secara matang sebelum mendaftar pada 3 Februari 2026, calon mahasiswa dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan strategis dalam memilih jurusan kuliah untuk SNBP 2026. Selamat merencanakan masa depan akademik dan pilihlah jurusan yang sesuai minat, bakat, serta prospek jangka panjang!
