Rab. Jan 14th, 2026
Akademisi UMP Turut Berperan Dorong Kesehatan Masyarakat

Pilar Narasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui peran aktif akademisi dalam meningkatkan kesehatan publik. Para dosen dan peneliti UMP tidak hanya fokus pada kegiatan akademik di kampus, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan, penelitian, dan edukasi kesehatan di berbagai komunitas. Upaya ini bertujuan menciptakan masyarakat yang lebih sehat, sadar akan pentingnya pencegahan penyakit, serta mampu mengakses layanan kesehatan secara optimal.

Menurut Rektor UMP, Prof. Dr. H. Ahmad Fauzi, M.Pd., “Sebagai universitas yang peduli pada kesejahteraan rakyat, UMP berkomitmen membangun program-program yang menyasar masalah kesehatan nyata di masyarakat. Akademisi harus menjadi penghubung antara teori dan praktik agar kontribusi kita nyata dirasakan oleh warga.”

Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Kesehatan

Salah satu program unggulan adalah Posyandu dan Klinik Edukasi Sehat yang dijalankan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMP. Melalui program ini, mahasiswa dan dosen rutin mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi gizi, serta pelatihan kesehatan reproduksi di berbagai desa dan kelurahan sekitar Purwokerto.

Dr. Rini Setyowati, dosen FKM UMP, menuturkan bahwa kegiatan ini melibatkan pendampingan langsung ke warga, sehingga setiap informasi kesehatan diterima dengan baik dan warga lebih mudah mengaplikasikan saran yang diberikan.

“Kami tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga membimbing warga agar hidup sehat menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujar Dr. Rini.

Program pengabdian masyarakat ini terbukti meningkatkan kesadaran gizi dan perilaku hidup sehat. Data internal UMP menunjukkan peningkatan partisipasi warga dalam pemeriksaan kesehatan hingga 35% dalam tiga tahun terakhir, terutama di kelompok ibu hamil dan lansia.

Kolaborasi Lintas Fakultas untuk Pendekatan Holistik

Tidak hanya fakultas kesehatan, UMP juga mendorong kolaborasi lintas fakultas. Fakultas Teknik terlibat dalam pengembangan alat bantu kesehatan inovatif, seperti perangkat pengukur tekanan darah digital berbasis IoT, sementara Fakultas Ekonomi membantu masyarakat memahami aspek ekonomi dan aksesibilitas layanan kesehatan.

Rektor UMP menekankan, “Kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab medis. Perlu pendekatan holistik yang melibatkan teknologi, edukasi, dan ekonomi agar dampak program lebih luas dan berkelanjutan.”

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa integrasi ilmu pengetahuan antar disiplin mampu menciptakan inovasi yang lebih efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Edukasi dan Literasi Kesehatan di Era Digital

Akademisi UMP juga memanfaatkan platform digital dan media sosial untuk menyebarkan informasi kesehatan secara masif. Melalui akun resmi UMP dan kanal YouTube edukasi, warga bisa mengakses video tutorial, webinar kesehatan, hingga artikel panduan hidup sehat.

Dr. Ahmad Sulaiman, pakar kesehatan masyarakat UMP, menambahkan, “Digitalisasi pengabdian masyarakat memudahkan akses informasi bagi warga yang tidak bisa hadir langsung ke kampus. Ini meningkatkan jangkauan edukasi dan membuat masyarakat lebih proaktif menjaga kesehatannya.”

Penelitian yang Mendukung Kebijakan Kesehatan

Selain pengabdian langsung, akademisi UMP aktif melakukan penelitian yang relevan dengan masalah kesehatan masyarakat. Contohnya, studi tentang prevalensi penyakit tidak menular, pola gizi keluarga, dan dampak perilaku hidup sehat terhadap kualitas hidup. Hasil penelitian ini sering dijadikan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan kesehatan yang lebih efektif.

Salah satu penelitian terbaru menunjukkan bahwa intervensi edukasi gizi berbasis keluarga meningkatkan indeks kesehatan anak usia dini hingga 20% dalam enam bulan. Hasil ini telah digunakan oleh Dinas Kesehatan Banyumas untuk memperbaiki strategi program gizi di sekolah dan posyandu.

Mahasiswa UMP Sebagai Agen Perubahan

Peran mahasiswa juga tak kalah penting. Mahasiswa UMP dilibatkan langsung dalam program pengabdian masyarakat, menjadikan mereka agen perubahan di komunitas. Mereka menjadi penghubung antara teori yang dipelajari di kelas dengan kebutuhan nyata warga.

Melalui praktik kerja lapangan, mahasiswa belajar menghadapi berbagai tantangan kesehatan masyarakat, termasuk minimnya kesadaran gizi, sanitasi buruk, dan keterbatasan akses layanan kesehatan. Pendekatan langsung ini membentuk keterampilan profesional sekaligus rasa empati yang tinggi.

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Kampus

Kontribusi akademisi UMP telah membawa dampak positif yang nyata. Masyarakat mendapatkan layanan kesehatan, edukasi, dan akses informasi yang lebih baik, sementara kampus mendapatkan umpan balik berharga untuk mengembangkan kurikulum yang relevan dan berbasis kebutuhan nyata.

Rektor UMP menambahkan, “Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat menciptakan siklus positif: ilmu berkembang, masyarakat sehat, dan mahasiswa mendapatkan pengalaman hidup yang tak ternilai. Ini bukti bahwa kampus bisa menjadi motor perubahan sosial.”

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meski banyak capaian, akademisi UMP menghadapi tantangan signifikan, seperti keterbatasan sumber daya, akses wilayah terpencil, dan hambatan budaya dalam mengubah perilaku masyarakat. Namun, UMP optimistis dengan memperluas kemitraan dengan pemerintah, swasta, dan organisasi non-profit, tantangan ini bisa diatasi.

Rencana ke depan termasuk memperluas program pengabdian berbasis teknologi, memperkuat kolaborasi lintas disiplin, dan melakukan penelitian lebih mendalam untuk mendukung kebijakan kesehatan yang berkelanjutan.

Akademisi UMP sebagai Agen Kesehatan Masyarakat

Keberhasilan akademisi UMP dalam mendorong kesehatan masyarakat menegaskan peran strategis universitas sebagai penggerak perubahan sosial. Melalui pengabdian masyarakat, penelitian, dan edukasi digital, UMP berupaya menciptakan masyarakat yang lebih sehat, sadar gizi, dan proaktif dalam menjaga kesehatan.

Langkah ini tidak hanya memperkuat reputasi kampus, tetapi juga membuktikan bahwa akademisi dapat menjadi penghubung antara ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat, menghadirkan dampak yang berkelanjutan dan signifikan bagi Indonesia.

By admin